SEJARAH DESA SEKUDUK

Desa Sekuduk merupakan desa definitif sejak regpofing desa yang terletak  di Kecamatan Sejangkung kabupaten Sambas. Pendiri Desa Sekuduk adalah datuk Awang asli dari Palembang, Sumatra Selatan, istrinya bernama dato’ Kanian asli dari Bali. Sebelum mereka datang sudah ada 13 kepala keluarga suku asli (Dayak), pada waktu itu Sekuduk merupakan hutan rimba dan sampai sekarang narasumbernya adalah keturunan ke 12 yang bernama Bapak Rajili. Setelah keturunan ketiga barulah datang penduduk dari luar Sekuduk yaitu penduduk dari Segerunding dan Rambaian.

Dato’ Awang adalah seorang muslim dan Istrinya adalah muallaf yang masih membawa kebudayaan Hindu-Bali. Syiar Islam baru nampak pada masa datok Saban, Dato’Kodek, dan Datok Imus yang merupakan keturunan ketiga dari dato’ Awang. Bukti nyatanya adalah Dato’ Saban merupakan orang pertama dari Kalimantan Barat yang menunaikan ibadah haji menggunakan perahu layar selama 2 tahun perjalanan pulang pergi

Nama Kepala Desa yang pernah menjabat di Desa Sekuduk:

NO NAMA KETERANGAN
1 Dato’ Subi Keturunan ketiga dari Dato’Saban.

Kepala desa pada waktu itu di sebut makkal.

2 Dato’ Daud Makkal
3 Dato’ Jafar Makkal
4 Dato’ Latif Kepala desa
5 Dato’ Katta’ Kepala desa
6 Dato’ Nafi Kepala desa
7 Dato’ H. Bujang Kepala desa
8 Dato’ Zakariya (Karya) Kepala desa
9 Dato’ Ahmad (Mat Paoh) Kepala desa
10 Dato’ H. Jarni Kepala desa
11 Dato’ UnggalUsuf Kepala desa
12 Muslimi HB Kepala desa
13 H.Addi Bakar Kepala desa
14 Abdul Muin Mustafa Kepala desa
15 M.Yasir  HB Kepala desa
16 H. Iskandar Kepala desa
17 Lamazi Kepala desa
18 Harry Siswanto, S.H PJ Kepala Desa
19 Lamazi Kepala Desa